Disiplin Waktu

Dalam perjalanan mengarungi hidup ini dan dari beberapa pengalaman langsung, di Indonesia tampaknya masih jarang sekali orang yang menerapkan prinsip "disiplin" pada waktu.

Jika kita ada acara jam 10.00, maka mulai jam 11.00
Jika kita janjian kumpul jam 11.30, maka semuanya kumpul jam 12.00
Jika jam pelajaran mulai puku 08.00, maka guru masuk jam 08.15

Dan yang lain-lainnya. Bahkan, sekarang ini banyak sekali orang-orang yang bilang, "ah, pasti ngaret.". "Ah, ntar aja ah, yang lainnya juga pasti telat". Dan sebagaimana macamnya. Lucunya, ketika ada undangan atau acara, kalau setiap orang Indonesia yang diundang berpikir seperti itu, kapan mulai atau sampainya?

Sekali-kali bacalah artikel mengenai kedisiplinan di Jepang. Dosen yang mengajar tepat waktu. Kereta yang mengantar juga tepat waktu. Dan ketepatan waktu ini juga diterapkan di beberapa negara barat seperti Inggris misalkan. Pernah ada seorang Indonesia yang kuliah di Inggris, kemudian ada seminar yang diselenggarakan pagi hari (jam 06.00). Orang Indonesia ini berpikir tidak mungkin jam 06.00 sudah ramai, dan dia mengulur waktu lima belas menit kemudian. Ternyata sewaktu sampai di tempat seminar, dia tidak mendapatkan tempat duduk.

 

Rasulullah SAW sudah mengajarkan pada umat muslim bagaimana kiat untuk belajar disiplin waktu. Yaitu pelajaran yang diberikan tergolong sederhana, namun sangat sulit sekali untuk diterapkan. Hal itu adalah Shalat Tepat pada Waktunya.  Berapa dari kita umat muslim Indonesia yang shalat tepat pada waktunya?

Saya tidak akan memberikan tips macam-macam bagaimana meningkatkan kedisiplinan mengenai waktu. Cobalah untuk shalat tepat pada waktunya selama seminggu penuh. Sudah? Kemudian cobalah shalat tepat waktu sebulan penuh. Sudah juga? Alhamdulillah… Kemudian cobalah shalat tepat waktu setahun penuh, sudah? Anda luar biasa! Ketika adzan berkumandang, itu adalah tanda perjanjian Anda dengan Allah untuk saling "bertatap muka". Lantas, pantaskah kita kepada Tuhan kita menerapkan prinsip "ngaret"?

Mari merefleksikan hal ini pada diri kita masing-masing. Cobalah untuk menerapkan disiplin waktu dari sekarang dan meninggalkan prinsip ngaret ini. Marilah kita menjadi teladan untuk memulai dan merubah kebiasaan bangsa kita yang suka ngaret.  Tahap latihan awal yang bisa dicoba adalah mengerjakan shalat tepat waktu. Lantas kita bisa menerapkan kebiasaan kita itu dalam aspek kehidupan yang lainnya, seperti rapat, acara, aktivitas, pertemuan, dan lain sebagainya.

Salam Sukses!

Arry Rahmawan
Motivator Islami dan Founder of Inspirasi Blog

~ by Arry Rahmawan on September 7, 2008.

5 Responses to “Disiplin Waktu”

  1. kelihatannya sepele ya. tapi ternyata disiplin itu memang penting. contoh yang sederhana namun mampu memotivasi diri untuk melakukannya.
    mksh^^

    btw,kok profilnya ganti??andhini gak pernah update ya?

  2. Disiplin itu penting sekali loh… Sama-sama mi… Jangan sungkan berkunjung lagi ya…^^

  3. wew,, bakat juga neeh jadi motivator..

    salam dahsyat!

    Anas – orang keren

  4. insyaAllah sy akan sering berkunjung. tetapi itu tergantung juga dengan seberapa sering Anda memposting artikel ^^

    **menjadi motivator ternyata sangat sulit y

  5. Hhe… Bisa aja Nas… Makasih kunjungannya….
    @Ummi… Iya deh, insyaAllah akan lebih sering-sering ngepost artikel…. Ntar liat request dulu yach…. :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: